Teks Khutbah Jumat Singkat
Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan
Ustadz Mudiyono, S.Pd.I
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ
اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ،
وَنَعُوْذُ بالله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ
الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إلهَ
إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
.اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ
وَمَنْ وَلآَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَ
اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ وَقَالَ تَعَالَى
يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ
إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Jamaah Jumat Rahimakumullah
Puji dan syukur hanyalah milik Allah SWT atas pemberian nikmat-Nya kepada kita, sholawat
serta salam semoga senantiasa
terlimpahkan kepada Uswah kita Nabi Besar Muhammad SAW.
Marilah kita
tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, yakni
dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, mudah-mudahan
kita termasuk golongan orang-orang yang beruntung di dunia dan akhirat.
Jamaah Jumat
yang dimuliakan Allah,
Tidak terasa bulan Ramadan hampir
meninggalkan kita. Kita kini berada pada sepuluh hari terakhir Ramadan,
hari-hari yang sangat istimewa dan penuh keutamaan.
Rasulullah ﷺ memberikan teladan agar kita bersungguh-sungguh
dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Dalam sebuah hadits yang
diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha disebutkan:
عَنْ
عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ الأَوَاخِرُ مِنْ رَمَضَانَ أَحْيَا اللَّيْلَ، وَأَيْقَظَ
أَهْلَهُ، وَشَدَّ مِئْزَرَهُ
Artinya : “Apabila telah masuk
sepuluh hari terakhir Ramadan, Nabi ﷺ menghidupkan malamnya,
membangunkan keluarganya, dan bersungguh-sungguh dalam beribadah.” (HR. Bukhari
dan Muslim)
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Dari hadits ini kita mengetahui
bahwa ada beberapa amalan utama yang dianjurkan pada sepuluh hari terakhir
Ramadan.
Pertama Memperbanyak Shalat Malam (Qiyamul Lail)
Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk
memperbanyak ibadah pada malam hari.
Beliau bersabda:
مَنْ
قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya : “Barang siapa
melaksanakan qiyam Ramadan (shalat malam) dengan iman dan mengharap pahala dari
Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kedua Melaksanakan I’tikaf
Rasulullah ﷺ juga melakukan i’tikaf pada
sepuluh hari terakhir Ramadan.
عَنْ
عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya : “Sesungguhnya Nabi ﷺ beri’tikaf pada sepuluh hari
terakhir bulan Ramadan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
I’tikaf adalah berdiam diri di
masjid untuk beribadah kepada Allah SWT dengan memperbanyak dzikir, doa,
membaca Al-Qur’an, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Jamaah Jumat Rahimakumullah
Ketiga adalah Mencari Malam
Lailatul Qadar
Salah satu keutamaan terbesar pada
sepuluh malam terakhir Ramadan adalah adanya Lailatul Qadar, malam yang lebih
baik dari seribu bulan. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Qodar 1-3
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ
الْقَدْرِ,
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ
شَهْرٍۗ
Artinya : “Sesungguhnya Kami telah
menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam
kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
تَحَرَّوْا
لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya : “Carilah malam Lailatul
Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari)
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Di sepuluh hari terakhir Ramadan
ini kita juga dianjurkan untuk memperbanyak doa.
Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha
pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang doa pada malam Lailatul
Qadar. Beliau bersabda:
اللَّهُمَّ
إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya
Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” ( HR Bukhori )
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Ramadan sebentar lagi akan
meninggalkan kita, maka jangan sampai kita termasuk orang yang lalai dan
menyesal ketika Ramadan telah berlalu.
Mari kita manfaatkan sisa hari
Ramadan dengan memperbanyak amal saleh agar kita termasuk orang-orang yang
mendapatkan rahmat, ampunan dan tergolong orang-orang yang bertaqwa.
بارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ
بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ
تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا
كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ وَعَلَى
اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَلآَهُ أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَ
اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ وَقَالَ تَعَالَى
يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ
إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ
ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ،
إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا
لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى
الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ
.png)

Posting Komentar