Teks Khutbah Jumat Singkat

Menyambut Ramadhan Tiba

Ust.H. Sadmonodadi, MA

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

الحمدُ للهِ الَّذِي أَمَرَنَا بِالتَّقْوَى، وَوَعَدَ الْمُتَّقِينَ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. قَالَ اللهُ : يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullāh,

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan itulah bekal terbaik dalam menjalani kehidupan dunia hingga akhirat kelak.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Ramadhan sering disebut oleh para ulama sebagai "Tamu Agung" atau Dhaifun Kariim. Penyebutan ini didasarkan pada hakikat Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan yang hadir setahun sekali.

Ramadhan bukan tamu biasa. Ia datang membawa hadiah-hadiah istimewa dari Allah : ampunan dosa, pahala berlipat ganda, dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, serta malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Rasulullah bersabda:

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ، شَهْرٌ مُبَارَكٌ، فَرَضَ اللّٰهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، تُفَتَّحُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجِنَانِ، وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ النِّيْرَانِ، وَتُصَفَّدُ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa di dalamnya. Pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Ahmad dan an-Nasa’i)

Namun, hadiah-hadiah Ramadhan tidak otomatis kita dapatkan. Ia tidak diberikan  dengan serta merta. Ia hanya akan diraih oleh orang-orang yang mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh.

Jamaah rahimakumullāh,

Ada tiga persiapan penting untuk menyambut tamu mulia ini.

Pertama, persiapan iman dan niat.

Ramadhan adalah ibadah hati sebelum menjadi ibadah fisik. Luruskan niat kita, bukan untuk sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi hendaknya kita benar-benar berpuasa karena iman dan mengharap pahala dari Allah .

Rasulullah bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Kaum muslimin rahimakumullah!

Yang Kedua, persiapan amal dan kebiasaan.

Latih diri kita sebelum Ramadhan dengan memperbanyak shalat, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan menahan diri dari maksiat. Jangan sampai Ramadhan datang sementara hati kita masih berat untuk taat dan ringan untuk bermaksiat.

Ketiga, persiapan membersihkan hati.

Ramadhan adalah bulan pengampunan. Maka bersihkan hati dari dendam, iri, dengki, dan permusuhan. Siapa yang hatinya bersih, dialah yang paling siap menerima rahmat Allah.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Ramadhan adalah tamu yang waktunya singkat, namun hadiahnya sangat besar. Betapa meruginya orang yang kedatangan tamu mulia ini, tetapi ia melepasnya tanpa ampunan.

Maka marilah kita siapkan diri sejak sekarang, agar Ramadhan yang akan datang benar-benar menjadi Ramadhan terbaik dalam hidup kita.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ، كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullāh,

Sekali lagi saya berwasiat kepada diri saya dan jamaah sekalian untuk senantiasa bertakwa kepada Allah .

Jamaah yang dirahmati Allah,

Ramadhan akan datang, entah kita masih dipertemukan dengannya atau tidak. Maka orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan diri sebelum tamu itu tiba, bukan setelah tamu itu pergi.

Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan: dari lalai menjadi sadar, dari malas menjadi semangat ibadah, dari banyak dosa menuju ampunan Allah .

Semoga Allah menyampaikan kita ke bulan Ramadhan, memberikan kekuatan untuk beribadah di dalamnya, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang meraih seluruh hadiah spesial Ramadhan.

إنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ. اَللّٰهُمَّ بَلِّغْنَا رَمَضَانَ، وَأَعِنَّا عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ، وَتَقَبَّلْ مِنَّا صَالِحَ الْأَعْمَالِ.  رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا .رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ .وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ

 Untuk membaca atau mencetak file khutbah jumat   singkat berbahasa Indonesia ini dalam bentuk PDF silahkan download melalui tautan berikut ini :

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama