Teks Khutbah Jumat Singkat

Meraih Ampunan Allah SWT

Dan Husnul Khotimah

Ustadz Mudiyono, S.Pd.I

 

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بالله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إلهَ إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ .اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَلآَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَ اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah SWT

Di zaman sekarang ini, dosa sering dianggap sesuatu yang biasa. Padahal dosa, apalagi dosa besar, dapat menghapus keberkahan hidup, mengeraskan hati, menyempitkan rezeki, bahkan menjadi sebab seseorang mendapatkan azab Allah apabila tidak bertaubat.

Allah SWT  berfirman:

إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

Artinya :"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar yang dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia."
(QS. An-Nisā': 31)

Ayat ini memberi harapan kepada kita. Allah SWT Maha Pengampun. Namun syaratnya adalah kita berusaha menjauhi dosa-dosa besar.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT

Rasulullah pernah menjelaskan dosa-dosa besar yang harus kita jauhi.

Dari Abu Bakrah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah bersabda:

أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ؟ قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ، قَالَ: الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ، وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ، وَكَانَ مُتَّكِئًا فَجَلَسَ فَقَالَ: أَلَا وَقَوْلُ الزُّورِ، أَلَا وَشَهَادَةُ الزُّورِ.

Artinya : "Maukah aku beritahukan kepada kalian dosa yang paling besar? Para sahabat menjawab: Tentu wahai Rasulullah. Beliau bersabda: Menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua." Lalu beliau duduk dan bersabda berulang-ulang, "Ingatlah, juga perkataan dusta dan kesaksian palsu."
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Marilah kita renungkan beberapa dosa besar yang sering terjadi di sekitar kita.

Pertama, syirik kepada Allah SWT

Syirik adalah menyekutukan Allah SWT, percaya kepada kekuatan selain Allah SWT yang diyakini dapat menentukan nasib. Misalnya masih percaya kepada jimat, meminta kepada dukun, atau menggantungkan harapan kepada benda-benda tertentu. Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

Artinya : "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki." (QS. An-Nisā': 48)

Kedua, durhaka kepada orang tua.

Betapa banyak orang yang rajin beribadah tetapi masih membentak orang tuanya. Padahal ridha Allah tergantung ridha kedua orang tua.


Ketiga, berdusta.

Kadang seseorang berkata, "Ah, hanya bohong sedikit." Padahal kebohongan kecil jika dibiasakan akan menjadi dosa besar. Rasulullah bersabda:

فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ

Artinya : "Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke neraka." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Jamaah yang dimuliakan Allah SWT

Selain itu masih banyak dosa besar lainnya seperti memakan riba, mengambil hak orang lain, korupsi, mencuri, memfitnah, memutus tali silaturahmi, meminum minuman keras, berjudi, berzina, dan meninggalkan shalat dengan sengaja.

Sering kali seseorang merasa hidupnya baik-baik saja padahal ia sedang mengumpulkan dosa setiap hari. Jangan sampai kita baru menyesal ketika ajal datang.

Marilah kita memperbanyak istighfar, memperbaiki ibadah, meminta maaf kepada sesama, mengembalikan hak orang lain, dan meninggalkan semua kebiasaan buruk.

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah.

Setiap manusia pasti pernah berbuat salah. Namun sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang segera bertaubat. Rasulullah bersabda:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Artinya : "Setiap anak Adam pasti banyak melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang bertaubat." (HR. At-Tirmidzi )

Oleh karena itu jangan menunda taubat, kita tidak tahu kapan kematian akan datang, bisa jadi hari ini kita masih sehat, besok sudah dipanggil Allah SWT.

Marilah kita isi hidup dengan salat berjamaah, membaca Al-Qur'an, bersedekah, berbuat baik kepada tetangga, menyayangi keluarga, mendidik anak-anak dengan agama, dan meninggalkan semua bentuk dosa besar.

Semoga Allah SWT menjaga kita, keluarga kita, anak cucu kita, serta masyarakat kita dari segala bentuk kemaksiatan.

بارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Khutbah 2

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَلآَهُ أَمَّا بَعْدُ, فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَ اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Untuk membaca atau mencetak file khutbah jumat   singkat berbahasa Indonesia ini dalam bentuk PDF silahkan download melalui tautan berikut ini :

Post a Comment

أحدث أقدم