Teks Khutbah Jumat Singkat

Mensyukuri Kemerdekaan

Republik Indonesia ke- 81

Ustadz Mudiyono, S.Pd.I

 

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بالله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إلهَ إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ .اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَلآَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَ اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah SWT

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan adalah bekal terbaik dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah

Pada bulan Agustus ini bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah. Kemerdekaan diraih dengan perjuangan, pengorbanan harta, tenaga, bahkan darah dan nyawa para pejuang.

Sebagai umat Islam, kita meyakini bahwa segala nikmat berasal dari Allah SWT. Kemerdekaan adalah salah satu nikmat terbesar yang wajib kita syukuri.

Allah SWT berfirman:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Artinya : "Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu memaklumkan: 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah nikmat kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.' (QS. Ibrahim: 7)

Jamaah yang dirahmati Allah

Bersyukur tidak cukup hanya dengan mengucapkan Alhamdulillah, tetapi juga dengan menggunakan nikmat itu untuk kebaikan.

Kemerdekaan harus kita isi dengan rajin beribadah, rajin bekerja, mendidik anak-anak menjadi generasi yang beriman, menjaga persatuan, menjaga keamanan kampung, saling membantu dan gotong royong.

Kalau dahulu para pejuang berjuang melawan penjajah, maka sekarang perjuangan kita adalah melawan kemalasan, kebodohan, kemiskinan, korupsi, perpecahan, narkoba, judi, minuman keras, dan berbagai kemaksiatan yang merusak bangsa.

Rasulullah bersabda:

مَنْ لَا يَشْكُرِ النَّاسَ لَا يَشْكُرِ اللَّهَ

Artinya : "Barang siapa tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah."
(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi )

 Hadis ini mengajarkan bahwa kita juga harus menghargai jasa para pahlawan, para ulama, para guru, orang tua, dan semua orang yang telah berjasa membangun negeri ini.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah

Negara yang aman adalah nikmat yang sangat besar. Dengan keamanan kita dapat shalat berjamaah, bekerja di sawah, berdagang di pasar, belajar di sekolah, dan mendidik anak-anak dengan tenang.

Karena itu jangan sampai kita menjadi penyebab rusaknya persatuan. Jangan mudah menyebarkan berita bohong, saling menghina, atau bermusuhan hanya karena perbedaan pilihan dan pendapat. Allah SWT berfirman:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

Artinya : "Berpegangteguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai-berai." (QS. Ali 'Imran: 103)

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita terus menjaga rasa syukur kepada Allah SWT, jangan sampai kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan susah payah disia-siakan.

Mari kita mulai dari diri sendiri yaitu dengan menjadi pribadi yang jujur, menjadi petani, pedagang, pegawai,guru,atau pekerja yang Amanah, membimbing anak-anak agar rajin mengaji dan sekolah, menjaga kerukunan dengantetangga, aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, dan memakmurkan masjid.

Rasulullah bersabda:

الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ، يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

Artinya : "Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan bangunan yang saling menguatkan." (Muttafaq 'Alaih: HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Marilah kita jadikan peringatan kemerdekaan ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan ibadah, memperbaiki akhlak, serta bekerja lebih giat demi kemajuan keluarga, desa, dan bangsa. Semoga Allah SWT menjadikan bangsa Indonesia sebagai negeri yang aman, damai, makmur, dan penuh keberkahan.

بارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Khutbah 2

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَلآَهُ أَمَّا بَعْدُ, فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَ اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Untuk membaca atau mencetak file khutbah jumat   singkat berbahasa Indonesia ini dalam bentuk PDF silahkan download melalui tautan berikut ini :

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama