Teks Khutbah Jumat Singkat

Menjaga Hati dari Iri Dengki

Ustadz Mudiyono, S.Pd.I

 

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بالله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إلهَ إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ .اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَلآَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَ اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Puji dan syukur hanyalah milik Allah atas pemberian nikmat-Nya kepada kita, sholawat serta salam  semoga senantiasa terlimpahkan kepada Uswah kita Nabi Besar Muhammad .

Jamaah Jumat rahimakumullah

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Terlebih pada bulan Dzulqa’dah ini, salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah

Allah berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ada dua belas bulan… di antaranya ada empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kalian menzalimi diri kalian pada bulan-bulan itu.” (QS. At-Taubah: 36)

Hadirin yang dimuliakan Allah

Di antara bentuk menzalimi diri adalah membiarkan hati dipenuhi iri dan dengki. Penyakit hati ini sering dianggap kecil, padahal sangat berbahaya. Dengki bisa merusak pahala, memutus persaudaraan, bahkan membuat hidup tidak tenang.

Kadang iri muncul karena melihat tetangga lebih sukses, saudara lebih kaya, teman punya kendaraan baru, atau orang lain mendapat kedudukan yang baik. Hati menjadi panas, mulut mulai membicarakan keburukan orang lain, lalu timbul permusuhan.

Padahal Rasulullah telah mengingatkan:

لَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللّٰهِ إِخْوَانًا

Artinya: “Janganlah kalian saling dengki, jangan saling membenci, jangan saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Muslim)

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Orang yang dengki sebenarnya sedang menyiksa dirinya sendiri. Hatinya tidak pernah tenang. Orang lain mendapat nikmat sedikit saja, ia gelisah. Orang lain bahagia, ia susah. Padahal nikmat itu semua datang dari Allah

Allah berfirman:

أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَىٰ مَا آتَاهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهِ

Artinya: “Ataukah mereka dengki kepada manusia karena karunia yang Allah berikan kepadanya?” (QS. An-Nisa’: 54)

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Dengki juga bisa menghapus pahala amal saleh. Rasulullah bersabda:

إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ

Artinya: “Jauhilah sifat dengki, karena dengki itu memakan pahala kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.” (HR. Abu Dawud)

Maka pada bulan Dzulqa’dah ini mari kita bersihkan hati. Bila melihat orang lain mendapat nikmat, doakan keberkahan untuknya. Bila melihat saudara berhasil, ikutlah senang. Karena orang yang hatinya bersih akan hidup lebih damai.

Cara menjaga hati dari iri dan dengki di antaranya adalah

Pertama, Banyak bersyukur atas nikmat Allah .

Kedua, Mengingat bahwa rezeki sudah diatur Allah

Ketiga, Mendoakan kebaikan bagi orang lain.

Keempat, Memperbanyak istighfar dan dzikir.

Kelima, Menjaga lisan dari ghibah dan fitnah.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita kembali bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa. Ketahuilah bahwa hati yang bersih adalah nikmat yang sangat besar.

Rasulullah pernah ditanya tentang manusia terbaik. Beliau menjawab:

كُلُّ مَخْمُومِ الْقَلْبِ صَدُوقِ اللِّسَانِ

قَالُوا: صَدُوقُ اللِّسَانِ نَعْرِفُهُ، فَمَا مَخْمُومُ الْقَلْبِ؟

قَالَ: هُوَ التَّقِيُّ النَّقِيُّ، لَا إِثْمَ فِيهِ وَلَا بَغْيَ وَلَا غِلَّ وَلَا حَسَدَ

Artinya: “Yaitu orang yang hatinya bersih dan lisannya jujur… tidak ada dosa, kezhaliman, dendam, dan dengki di dalam hatinya.” (HR. Ibnu Majah)

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Mari jadikan bulan Dzulqa’dah ini sebagai waktu memperbaiki hati. Jangan mudah iri kepada tetangga, saudara, atau teman sendiri. Rezeki manusia berbeda-beda, tetapi Allah Maha Adil.

Boleh jadi orang yang kita iri ternyata hidupnya penuh ujian. Dan boleh jadi kesederhanaan kita justru membawa keberkahan. Mari kita perbanyak doa:

اللّٰهُمَّ طَهِّرْ قُلُوبَنَا مِنَ النِّفَاقِ وَالْحَسَدِ وَالْكِبْرِ وَالرِّيَاءِ

Artinya: “Ya Allah, bersihkan hati kami dari kemunafikan, dengki, kesombongan, dan riya.”

Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk menjauhi sifat tercela iri dan dengki ini, dan menghiasi hidup ini dengan amalan yang solih dan sifat-sifat yang terpuji, aamiin.

بارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

 

Khutbah 2

 

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَلآَهُ أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَ اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ



Untuk membaca atau mencetak file khutbah jumat   singkat berbahasa Indonesia ini dalam bentuk PDF silahkan download melalui tautan berikut ini :

Post a Comment

أحدث أقدم