Teks Khutbah Jumat Singkat
Berhijrah:
Menjadi Muslim yang Lebih Baik
Ustadz H. Sadmonodadi,
MA
اَلسَّلَامُ
عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
الحمدُ للهِ الَّذِي أَمَرَنَا بِالتَّقْوَى،
وَوَعَدَ الْمُتَّقِينَ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ. أَشْهَدُ
أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ
مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ
آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. قَالَ اللهُ : يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ
وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Ma‘asyiral muslimin
rahimakumullah,
Aku wasiatkan kepada diriku dan kepada jamaah sekalian
agar selalu bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa. Karena hanya
dengan takwa, kita dapat menjalani kehidupan ini dalam keberkahan, dan
mengakhiri kehidupan ini dalam husnul khatimah.
Jamaah Jumat yang dimuliakan
Allah,
Kita berada di awal tahun. Dalam perspektif Islam,
momentum pergantian tahun bukan sekadar angka yang bertambah, tetapi kesempatan
untuk muhasabah, menilai kembali perjalanan hidup, dan memperbaiki diri
untuk menjadi hamba yang lebih dekat kepada Allah.
Allah Ta‘ala berfirman:
﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا
اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ
اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ ﴾
“Wahai orang-orang yang beriman,
bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang
telah ia persiapkan untuk hari esok. Dan bertakwalah kepada Allah; sungguh
Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)
Ayat ini mengajarkan bahwa seorang mukmin sejati adalah
yang selalu menilai dirinya, menggali kekurangan, dan memperbaikinya. Sehingga
pergantian tahun bukan hanya seremonial, melainkan momentum mengokohkan langkah
hijrah menuju kebaikan.
Kaum
Muslimin rahimakumullahi!
Sesungguhnya hijrah bukan hanya pindah tempat, tetapi
peningkatan iman dan amal. Rasulullah ﷺ bersabda:
وَالْمُهَاجِرُ مَنْ
هَجَرَ مَا نَهَى اللّٰهُ عَنْهُ
“Orang
yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang Allah.” (HR. Bukhari)
Hijrah yang paling mulia adalah perubahan diri menuju
ketaatan, meninggalkan dosa, dan menapaki jalan iman. Bukan hanya perubahan
status, tetapi perubahan kualitas hidup menuju ridha Allah.
Jama’ah Jum’at yang dimuliakan Allah!
Awal
tahun adalah saatnya berhenti sejenak untuk menghisab diri. Umar bin Khattab radhiyallahu
‘anhu berkata:
حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ
قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا
“Hisablah
diri kalian sebelum kalian dihisab.”
Tahun
lalu, mungkin masih banyak shalat kita yang kurang khusyuk, waktu yang terbuang
sia-sia, lisan yang keliru, dan hati yang jauh dari Allah. Awal tahun adalah
saat yang paling tepat untuk memperbaiki itu semua.
Jama’ah Jum’at yang dimuliakan Allah!
Tentu
setelah muhasabah kita harus berusaha untuk memperbaiki diri. Berhijrah dari
segala kekurangan menuju yang lebih baik. Dintara bentuk hijrah itu adalah :
menjaga shalat tepat waktu, membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari,
meningkatkan sedekah dan kepedulian sosial serta membiasakan doa dan dzikir
harian.
Sementara
hijrah dalam akhlak adalah : mengurangi marah, memperbanyak sabar., menjaga
lisan dari ghibah dan fitnah, berbuat baik kepada orang tua dan keluarga serta
meninggalkan kebiasaan buruk yang dulu dianggap remeh.
Tidak
kalah penting adalah hijrah dalam pengelolaan waktu
Waktu
adalah nikmat besar yang sering disia-siakan. Nabi ﷺ bersabda:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ
فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Dua
nikmat yang banyak manusia tertipu, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)
Mari
kita mulai tahun ini dengan rencana hidup yang lebih terarah: mana yang harus
dikerjakan, mana yang harus ditinggalkan.
Ma’asyiral mukminn rahimakumullah!
Ketahuilah
hijrah memerlukan komitmen. Hijrah tidak cukup hanya niat. Dibutuhkan usaha,
doa, dan keteguhan. Allah Ta‘ala berfirman:
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا
فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
“Dan
orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami, pasti Kami tunjukkan jalan-jalan
Kami. Dan sungguh Allah bersama orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-‘Ankabut: 69)
Semoga
awal tahun ini menjadi titik balik yang lebih baik bagi kita semua.
Ma‘asyiral muslimin rahimakumullah,
Awal
tahun adalah kesempatan emas untuk memperbaharui tekad hijrah kita menuju
kehidupan yang lebih bermakna. Jadikan setiap pergantian waktu sebagai
pengingat bahwa hidup terus berjalan, dan kematian makin dekat.
Mari
kita berdoa agar Allah meneguhkan langkah kita dalam ketaatan dan memudahkan
kita meninggalkan semua maksiat.
أَقُولُ قَولِْي هَذَا، وَأسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظيمَ
لي وَلَكُمْ، فَاسْتَغِْرُوهُ إنَِّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيم.
KHUTBAH KEDUA
الحمدُ للهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا
فِيهِ، كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ
أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ
وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن
يَاأَيّهَا الّذَيْنَ
آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ
إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى
ٱلنَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا ٱلَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا
تَسْلِيمًا .اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ
وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَبَارِكْ
عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ
وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، فِي ٱلْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ
وَالْأَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ
أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا، وَاسْتُرْ
عُيُوْبَنَا، وَأَصْلِحْ أَحْوَالَنَا .اَللّٰهُمَّ
اجْعَلْنَا مِنَ التَّائِبِيْنَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمُتَّقِيْنَ. اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ
أَعْمَارِنَا، وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ هٰذَا الْعَامَ أَفْضَلَ مِنْ
سَابِقِهِ، وَاقْسِمْ لَنَا فِيهِ مِنْ خَيْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.
رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي
الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
Untuk membaca atau mencetak file khutbah jumat singkat berbahasa Indonesia ini dalam bentuk PDF silahkan download melalui tautan berikut ini :
-min.png)

Posting Komentar